(sesuai Renstra)

BAGIAN 2. TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI

(sesuai Renstra)

BAGIAN II. ORGANISASI TEKNOLOGI INFORMASI

A. NAMA

Pusat Data dan Informasi Provinsi

B. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

Pusat Data dan Informasi Provinsi (PDIP) bertanggungjawab untuk menerapkan dan mengembangan Sistem Informasi Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi sesuai dengan Master Plan Sistem Informasi Kesehatan. PDIP terdiri dari :

1. Koordinator PDIP

Koordinator PDIP bertanggungjawab untuk :

  • Merumuskan Kebijakan, Prosedur dan mengendalikan PDIP
  • Mengkoordinir dan Melaksanakan Pengembangan, Implementasi dan Operasi Sistem Informasi Kesehatan berbasis Komputer
  • Merencanakan dan Mengembangkan Data Berbasis Internet dan Intranet
  • Merumuskan Sasaran Pengolahan informasi dari input, proses dan outpur berbasis IT
  • Menyediakan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
  • Mengembangkan dan mengimplementasikan Jaringan
  • Menjaga Kerahasiaan serta Keamanan data dan informasi
  • Mengevaluasi Pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan

2. Pengelola Sistem Informasi Kesehatan

Pengelola Sistem Informasi Kesehatan Bertugas :

  • Mengembangkan, merancang, mengintegrasikan, menguji dan menerapkan Sistem Informasi Kesehatan di tingkat Provinsi
  • Menganalisa Sistem, dan Mendesain Sistem yang digunakan di Tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten Kota
  • Merencanakan Pelatihan Teknologi Informasi dan Perencanaan Strategi Teknologi Informasi
  • Analisis Data sehingga menjadi suatu informasi untuk keperluan Pengambilan Keputusan
  • Pengelola Sistem Informasi Kesehatan ini adalah mewakili setiap bagian di Dinas Kesehatan

3. Pengelola Teknologi Informasi

Pengelola Teknologi Informasi Kesehatan Bertugas Menyediakan Spesifikasi IT yang mencakup :

  • Analisa system jaringan dan implementasi jaringan Intranet dan LAN,
  • Mensuport komunikasi data Internet, Intranet dan Akses Internet
  • Maintenance Perangkat Lunak dan Perangkat Keras
  • Merencanakan Pengadaan Peralatan
  • Merancang sistem database di Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kabupaten Kota
  • Merancang dan membangun Aplikasi di Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota

4. Operator Komputer

Operator Komputer bertugas untuk
a. mengentri data, dan mengolah data
b. Menerima dan mengirim data

C. VISIVisi dari PDIP adalah ”Teknologi yang Inovatif untuk Informasi Kesehatan yang bermutu”D. MISI
Misi dari PDIP adalah : Merencanakan, mengkoordinir, mengembangkan dan memelihara Pusat data dan Informasi dalam menyediakan Dukungan Sistem Informasi Kesehatan dengan teknologi Informasi dan Komunikasi elektronik yang aman dan akurat untuk mendukung Kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi

E. TUJUAN DAN SASARAN
1. Tujuan
Terlaksananya Suatu Sistem Informasi Kesehatan Yang Terpadu Secara Utuh Menjadi Satu Kesatuan Yang Tidak Terpisahkan, Berhasil Dan Berdaya Guna

2. Sasaran
a) Tersedianya data/informasi yang lengkap, akurat sesuai tingkat administrasi dan dapat diakses dengan mudah dan cepat, dengan jangkauan luas
b) Tersedianya informasi untuk mendukung perencanaan, evaluasi dan pengambilan keputusan
c) Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dan sarana informasi
d) Mengembangkan sistem Informasi Dengan Peralatan Teknologi Informatika
e) Mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan yang komunikatif, informatif dan edukatif
f) Mengembangkan dan membina jaringan kerja sama informasi kesehatan

BAGIAN III. IMPLEMENTASI KEGIATAN

A. NEED ASSESMENT

Need assesment dilakukan dengan menggunakan tools Health Metric Network yang dikeluarkan oleh WHO. Pelaksanaan need assessment ini dilakukan di masing-masing kantor baik di kantor Dinas Kesehatan Provinsi maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Kota.

Tujuan pelaksanaan Kegiatan ini adalah untuk Mengetahui Ketersediaan Sumber Daya, indicator Pendukung, sumber data, manajemen data, produk Informasi dan Implementasi Kegunaan Informasi dalam mendukung pelaksanaan dan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan

Penanggungjawab adalah Koordinator PDIP

Pelaksana Kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan

Output Kegiatan adalah terinventarisirnya Ketersediaan Sumber Daya, indicator Pendukung, sumber data, manajemen data, produk Informasi dan Implementasi Kegunaan Informasi dalam mendukung pelaksanaan dan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan

Teknis Pelaksanaan : Pelaksanaan Kegiatan ini dengan mewawancarai Semua pemegang Program di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota serta Puskesmas dengan menggunakan Kuesioner, hasil wawancara diolah dianalisis dengan menggunakan Skoring yang digunakan oleh WHO

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai pada bulan april sampai dengan juni 2007

Sumber Anggaran APBN dan APBD Provinsi dengan besar anggaran Rp. 100.000.00 (seratus juta Rupiah)

Setelah dilakukan Need Assessment pada seluruh kantor Dinas Kesehatan se Provinsi Gorontalo maka selanjutnya adalah Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan sesuai dari hasil penilaian yang dibagi menjadi 6 Bagian yaitu :

I : SUMBER DAYA
1. Pembinaan/Bimbingan Pembuatan Master Plan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Bagi Kabupaten/Kota

Output : – Tersedianya Masterplan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan 6 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo.
– Terlaksananya Advokasi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan 6 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo kepada Pimpinan Daerah
Outcome : – Dinas Kesehatan Kabupaten Kota mempunyai acuan yang jelas tentang pengembangan Sistem Informasi Kesehatan.
– Pemerintah daerah Mendukung Sepenuhnya Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Kabupaten/Kota
Indikator : – Tersusunnya 6 Dokumen Master Plan
– Tersedianya Dana untuk Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan
Dana : Rp. 142.000.000,- dengan sumber anggaran 70 % dari APBN dan 30 % dari APBD masing-masing kabupaten/kota
Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Juni s/d Juli 2007
Penanggungjawab kegiatan Koordinator PDIPP

2. Pelatihan Pengelolaan Data Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas

Output : – Terlatihnya 174 Petugas Pengolah Data Puskesmas Se-Provinsi Gorontalo.

Outcome : – Meningkatnya Pengetahuan Petugas Puskesmas dalam hal Pengelolaan Data Puskesmas.
– Meningkatnya Pengetahuan Petugas Puskesmas akan Pentingnya Data
Indikator : – Terlatihnya 174 Petugas Pengolah data Puskesmas
– Tertatanya Data yang ada di Puskesmas
– Terbentuknya Pengolah Data di Tingkat Puskesmas
Dana : Rp. 217.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan agustus dan Nopember Tahun 2007 serta pada Bulan Mei dan Juli 2008

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

3. Pelatihan Software Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas

Output : – Terlatihnya 174 Petugas Pengolah Data Puskesmas Se-Provinsi Gorontalo.

Outcome : – Petugas Puskesmas dapat Mengoperasikan Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas.

Indikator : – Terlatihnya 174 Petugas Pengolah data Puskesmas
– Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas digunakan Oleh Puskesmas

Dana : Rp. 217.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Nopember dan Desember Tahun 2008 serta pada Bulan Mei dan Juli 2009

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

4. Pembangunan Infrastruktur SIK
a. Pemasangan Jaringan Local Area Network (LAN) pada masing-masing Dinas Kesehatan (Pemasangan Ini telah dilaksanakan pada Tahun 2006)
b. Maintenance Jaringan Jaringan LAN dan Traning Singkat Pada Pengelola Jaringan di Dinas Kabupaten/Kota
Outcome : Terpeliharanya Jaringan LAN di Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota
Penangggungjawab : Pengelola Teknologi Informasi
Pelaksanaan : 2 kali dalam Sebulan (Standar Prosedur Maintenance diatur tersendiri)
Dana : Rp. 100.000.000 selama 12 Bulan dengan sumber anggaran dari APBN dan untuk Selanjutnya ditanggung Oleh Dinas Masing-masing dengan Biaya Perbulannya Sebesar Rp. 1.500.000,-
c. Pembuatan Software Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas
Output : Tersedianya Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan ditingkat Puskesmas
Outcome : Pencatatan dan Pelaporan Pada Pelayanan Kesehatan Tertata dengan Baik
Penangggungjawab : Pengelola Teknologi Informasi
Pelaksanaan : Dimulai Bulan April 2008
Dana : Rp. 150.000.000

d. Pengembangan Software Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas

Outcome : Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan dikembangkan Sesuai Kebutuhan Kabupaten/Kota
Penangggungjawab : Pengelola Teknologi Informasi
Pelaksanaan : Dimulai Tahun 2009
Dana : Sumber Anggaran dari Dinas Kabupaten/Kota

e. Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas
Outcome : Meminimalisasi Masalah dalam Penggunaan Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan
Penangggungjawab : Pengelola Teknologi Informasi
Pelaksanaan : Setiap Triwulan Dimulai Tahun 2009
Dana : Sumber Anggaran APBN dengan anggaran pertahun sebesar Rp. 25.000.000
f. Pendampingan Pembangunan Jaringan dari Puskesmas Ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Output : Terbangunnya Jaringan antara Puskesmas dan Dinas Kabupaten Kota
Outcome : Lancarnya Alur Pelaporan dari Puskesmas Ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Penangggungjawab : Pengelola Teknologi Informasi
Pelaksanaan : Sesuai Permintaan Kabupaten/Kota
Dana : Sumber Anggaran APBN

II : INDIKATOR
1. Workshop Indikator Program Pembangunan Kesehatan

Output : – Adanya Rumusan Indikator Pembagunan Kesehatan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berdasarkan Standar Pelayanan Minimal Bidang kesehatan serta Indikator Spesifik Daerah.

Outcome : – Pembagunan Kesehatan Provinsi Gorontalo Terukur dan Terarah.

Dana : Rp. 60.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Maret Tahun 2008

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

2. Workshop Identifikasi Kebutuhan data Kesehatan

Output : – Teridentifikasinya Kebutuhan Data di Tingkat Puskesmas
– Teridentifikasinya Kebutuhan Data di Tingkat Dinas Kesehatan Kabupaten Kota.
– Teridentifikasinya Kebutuhan Data di Tingkat Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo

Outcome : – Meminimalisasi Redudansi data.
– Terintagrasinya data Kesehatan

Dana : Rp. 60.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Maret Tahun 2008

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

III : SUMBER DATA

1. Survei Kesehatan Daerah Tingkat Provinsi

Outcome : – Dapat Menentukatan Estimasi dan Target Pelayanan Dibidang Kesehatan.
– Tersedianya Data Untuk Mendukung Kebijakan Pengambilan Keputusan

Dana : Rp. 450.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Tahun 2009

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

IV : MANAJEMEN DATA

1. Pemutahiran Data Tingkat Provinsi

Outcome : – Meminimalisasi Redudansi data.
– Terintagrasinya data Kesehatan
– Evaluasi Pelaksanaan Sistem Informasi

Dana : Rp. 60.500.000,- dengan sumber anggaran dari APBN

Waktu Pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan Setiap Tahun

Penanggungjawab kegiatan Pengelola Sistem Informasi Kesehatan.

BAGIAN IV PENUPTUP

Demikianlah Master Plan ini disusun untuk menjadi acuan Pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatandi Provinsi Gorontalo, dan selanjutnya diharapkan Kritik membangun untuk penyempurnaan Master Plan ini.

Penyusun