Gubernur Provinsi Gorontalo menginstruksikan agar menganggarkan 5 % dari Total Anggaran setiap Satuan Kerja diperuntukkan Khusus Pengembangan Sistem Informasi, Untuk dinas kesehatan direncanakan anggaran tersebut akan digunakan untuk Pengembangan Sistem Kewaspadaan dan Pelaporan Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan menggunakan SMS GATEWAY
Rencana Pengembangan Sistem tersebut sudah diutarakan kepada pemegang program dan sangat diresponi dengan baik, namun perlu disusun langkah-langkah kegiatan dalam pembuatan sistem tersebut, langkah yang pertama-tama yang harus dilakukan adalah membentuk satu tim ANALISIS SISTEM yang akan membuat draft rencana pengembangan sistem tersebut yang secara garis besar memuat hal-hal sebagai berikut : (1) Mengidentifikasi Kejadian Luar Biasa apa yang sering terjadi di provinsi gorontalo. (2) Sarana dan Prasarana yang harus disediakan dalam pengembangan Sistem. (3) Mengidentifikasi Kesiapan Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dalam Pengembangan Sistem (4) Rincian Kegiatan secara Detail dalam pengembagan Sistem tersebut.
Secara sederhana konsep Pengembangan sistem tersebut adalah sebagai berikut :


Bagus Sekali,
Go Selebes…… seterima pesan ALE malam ini saya coba kasih masukan sedikit :
Hemat saya apabila ingin mengembangkan sistem informasi KLB berbasis SMS Gateway lebih menitik beratkan pada kebutuhan pengguna dalam hal ini Dinkes Kab/Kota atau pelaku /pelaksana dilapangan dan Petugas-petugas yang terkait.
Sebaiknya Signal seluler sudah menjangkau seluruh wilayah Prov. Gorontalo, hal ini akan sangat mendukung program, apabila hal ini belum terpenuhi saya menghawatirkan menjadi akan salah satu faktor penghambat.
Perlu diingat sebaiknya menggunakan aplikasi OpenSource dan klo bisa dapat dipergunakan di daerah lain dengan persetujuan Dinkes Prov. Gorontalo.
Mudah-mudahan Proyek ini berhasil dan tidak meninggalkan batu nisan seperti Proyek-proyek TI dilingkungan kesehatan.
Semoga Sukses.
hebat…hebat….
5% untuk SIK luar biasa, gimana caranye advokasinya koq bisa ada kebijakan seperti itu. aku juga mau ah….
Begini, komentar saya tentang sms gateway: oleh karena sumber laporan ini dari masyarakat, artinya masyarakat ini harus diberdayakan dan dipermudah prosedur pengiriman sms, “HARUS GRATIS”, tentunya ini perlu kerja sama dengan pihak yang punya sinyal seluler, atau masyarakat diberi pulsa, tapi ini repot sekali.
Pesen saya: masyarakat jangan sampai terbebani.
Kemudian yang menjadi pertanyaan saya, masyarakat siap nggak program ini?, gimana kalo pengirim sms dimulai dari petugas kesehatan, baru nanti kalo sudah mapan, baru kita mengembangkan ke masyarakat. Ingat, pengembangan sistem informasi harus BERTAHAP.
Selamat berinovasi, …SUCCESS…TQ
wah…. ini luar biasa…… 5% dari anggaran kesehatan, saya pingin rasanya studi banding ke sana ALE , gimana cara advokasinya sampai bisa dapat anggaran segitu besar ?……..
Komentar :
Saya setuju dengan ide pengembangan sistem pelaporan KLB tersebut, dengan demikian diharapkan
kasus – kasus yang ada dimasyarakat akan cepat tertangani………
ok….. selamat …berjuang untuk kesehatan masyarakat
Ass wr wb,
Mas Ale…Selamat utk Gorontalo, punya bos yang sangat perhatian pada IT
Aku sependapat dengan mas Chandra, bahwa utk pengamatan kewaspadaan dini kejadian luar biasa agar lebih di tekankan pada Dinas Kabupaten/Kota ( Kalo bisa dikembangkan oleh propinsi agar antar Kab/Kota data lebih seragam dan terintegrasi.
Untuk mencapai tujuan yang kan dicapai, ada sedikit pendapat :
(1) Mengidentifikasi Kejadian Luar Biasa apa yang sering terjadi di provinsi gorontalo –> ini dilakukan dengan membuka file laporan LKS (laporan kerja surveilans) yand ada di Seksi Surveilance Dinkes Prop. atau bila data kurang lengkap bisa minta arsip di Dinkes Kab/Kota
(2) Sarana dan Prasarana yang harus disediakan dalam pengembangan Sistem –> diidentifikasi sarana yang sudah ada di Prop. Gorontalo ( klo yg ini mas Alfred lebih tahu dari saya )
(3) Mengidentifikasi Kesiapan Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dalam Pengembangan Sistem –> klo yg ini bs dilakukan dengan study kelayakan dan study kebutuhan di semua (4) Rincian Kegiatan secara Detail dalam pengembagan Sistem tersebut -> ini perlu tenaga analis sistem, perencana, pengembang/vendor.
Kalo memang dananya cukup, sebaiknya gunakan konsultan dalam pengembanggan keseluruhan, dari study-study sampai dengan evaluasi –> dan saya rekomendasikan pak Maulidinnor, SKM, M.Kes. yang berpengalaman mengembangkan di Kabupaten Banjar prop. Kalsel.
Okk…….salut utk Gorontalo….
Wasalam..
Sesudah sms -> didlm server (pemilahan kondisi KLB)-> petugas kesehatan -> katalog Tindakan Pertolongan -> pencatatan administratif bantuan (pencatatan bantuan/dan pelaksanaannya)
kira2 begitu ya pak…..?
oh ya sekalian pak ada software gratis dan opensource sebagai contoh….yaitu di http://www.sahana.lk/ tinggal dilengkapi dengan peta gisnya punya dinkes prov gorontalo….dan ditambah beberapa menunya seperti yang saya lakukan dibeberapa daerah…simpel dan dananya tidak besar bahkan bisa swadana jadi sisanya dari 5% bisa dialokasikan ke kebutuhan yang lain pak…
Wah pak bagus juga ni topiknya…?BTW saya erwin dari bandung.Kebetulan saya punya perusahaan yang bergerak di bidang IT yang meliputi website development, aplikasi pendidikan, pemerintahan, keuangan, GIS, kesehatan dll. Mungkin jika bapak berkenan kita bisa bekerjasama.Bapak bisa hub saya di :
- email : erwin.on.job@gmail.com
- HP : 081321425303 / 02291816520
- website : http://www.icreativelabs.com