Tulisan ini di ambil dari Tugas matakuliah Manajemen database, merupakan tugas individual, ini di Upload dengan maksud menjadi bahan bacaan.. terima kasih …..1. Sistem Manajemen basis data merupakan salah satu komponen penting dalam perkembangan dan berlangsungnya Sistem Informasi Kesehatan yang bebasis komputer. Pengembangan Sistem manajemen basis data tidak hanya melibatkab aspek teknis tetapi juga harus didukung oleh kekuatan konsep yang mendasarinya. Jika anda akan mengembangkan database di organisasi pelayanan kesehatan, Konsep apa yang anda tawarkan, sebelum dibahas secara rinci aspek teknisnya ?

Data yang terorganisir dengan baik dapat menghasilkan Informasi, pengorganisasian data untuk mencegah terjadinya duplikasi yang tidak diperlukan. Data yang terorganisasi dan saling berkaitan antara satu sama lainnya merupakan Basis data (database). Sedangkan untuk mengelola dan mengorganisasikan database yang dibangun dalam suatu Sistem dibutuhkan suatu pengelolaan database yang di sebut dengan sistem manajemen basis data (Database management system - DBMS).

DBMS merupakan sofware yang akan menentukan bagaimana data diorganisasikan, disimpan, diubah, diambil kembali, pengaturan mekanisme pengamanan data, mekanisme pemakaian data secara bersama.

Database telah mengalami perkembangan sejalan dengan penelitian-penelitian para ahli, ada beberapa model database :

  1. Hierarchical database

Adalah merupakan kumpulan record yang dihubungkan satu sama lain yang membentuk struktur pohon

  1. Network Database

Database yang terbentuk dari sekumpulan record yang membentuk relasi dalam bentuk ring

  1. Relational Database

Berisi kumpulan tabel, dimana setiap tabel mempunyai nama dan struktur yang unik. Dalam setiap tabel, masing-masing record data diorganisasikan dalam struktur yang sama dan memiliki field kunci yang akan menjadi penghubung antara satu dengan lainnya

  1. Web Warehause

Data warehouse (gudang data) merupakan sebuah database dengan peralatan pembuatan laporan dan query yang menyimpan data kini dan data historis secara terpusat,biasanya digunakan untuk menyajikan laporan dan melakukan analisis guna mendukung pengambilan keputusan manajerial.

Pengembangan database di Pelayanan Kesehatan umumnya untuk membantu mempermudah pengambilan keputusan maka (untuk tugas ini di pilih Pengembangan Database Program Gizi di Puskesmas) konsep yang dipakai mengabungkan model database Relational dan Database Warehouse.

2. Pada dasarnya sistem manajemen basis data berfungsi untuk mengatur dan mengelola kumpulan data secara sistematik dan terstruktur. Melanjutkan kegiatan nomer satu diatas, apa langkah-langkah anda agar database tersebut memenuhi ketentuan tersebut? Berikan contoh beberapa tabel serta hubungan antar tabelnya.

Langkah-langkah yang harus di penuhi dalam perancangan database adalah sebagai berikut :

a. Studi Kelayakan

Dalam merancang database studi kelayakan adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang tepat sehingga dapat diterapkan dalam sebuah basisdata. Studi kelayakan akan menghasilkan data mentah dalam pembuatan basisdata. Dalam studi kelayakan ini digunakan untuk menginventaris kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar tidak menggangu proses pengembangan sistem yang telah direncanakan.

Sesuai dengan database yang dikembangankan pada soal nomor satu yaitu Pengembangan database Program Perbaikan Gizi pada Puskesmas maka pada langkah ini informasi yang akan perlu diketahui adalah sebagai berikut :

- Data-data apa saja yang dikumpulkan dan diolah yang berhubungan dengan program gizi

- Masalah apa yang ditemui dalam pengolahan data

- Apakah di Program Gizi mempunyai Komputer

- Dalam pengolahan data sekarang sudah menggunakan software.

b. Rencana Pendahuluan.

Langkah ini merupakan langkah yang menentukan lingkup sistem yang diakan di bangun. Pada tahap ini akan dibuat diagram alir data yaitu DFD (Data Flow Diagram). Bentuk DFD digunakan untuk mendokumentasikan proses berjalannya sistem yang sedang dibangun, termasuk entitas sumber-sumber masukan dan hasilnya atau keluaran. Fungsi DFD untuk menggambarkan secara rinci mengenai sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan menunjukan dari dan dan kemana data mengalir serta penyimpanannya.

Dari data yang didapatkan pada studi kelayakan diatas untuk program gizi di puskesmas dibuatkan didefinisikan dalam diagram alur data sebagai berikut :

 

Sistem Informasi Puskesmas

Pengelola Data Gizi Puskesmas

POSYANDU

PUSKESMAS

KEPALA PUSKESMAS

DINAS KESEHATAN KABUPATEN

Data Gizi dari Posyandu

Data Gizi Kunjungan PKM

Data Program Gizi

Data Status Gizi Masyarakat

Data Status Gizi Masyarakat

–>

 
   

Gambar Data Flow Diagram Sistem Informasi Puskesmas

Pada Alur data diatas hanya digambarkan bagaimana alur data dari program gizi yang ada di puskesmas, sedangkan dalam Sistem Informasi puskesmas itu sendiri masih banyak alur data.

c. Menganalisa Sistem

Pada langkah ini dilakukan analisa data yang dibutuhkan, Penganalisaan ini dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan mendatangi langsung tempat atau objek yang dijadikan sistem implementasi.

Proses analisa ini dapat dilakukan melalui wawancara atau dengan mencari data pada objek tujuan sehingga validasi data tercapai. Data-data yangyang valid tersebut siap diimplentasikan kedalan sistem database

d. Merancang Sistem

Perancangan sistem yang dimaksud adalah memisahkan data mentah menjadi kelompok data yang bisa disebut tabel. Dengan mengimplentasikannya kedalam sistem yang terdistribusi dalam bentuk database akan mempermudah melakukan tindakan lebih lanjut dalam implementasi. Perancangan sistem ini akan menghasilkan penggambaran dengan bentuk yang lebih jelas dan terkelompok yan di sebut Tabel.

Setiap tabel pada intinya berfungsi untuk menyimpan suatu informasi data. Tabel yang dibuat harus memenuhi kriteria untuk mempermudah pengolahan data seperti memasukan data (Insert), Peremajaan data dari data lama menjadi data baru (Update), dan Proses Menghilangkan atau menghapus data (Delete)

Disamping itu kriteria diatas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tabel antara lain :

- Tidak boleh ada baris data atau record yang sama pada tabel

- Setiap tabel harus memiliki nama yang menjadi wakil dari seluruh atribut/field didalamnya. Atribut yang menjadi wakil tidak boleh kembar

- Tabel yang dibuat merupakan hasil analisa akhir sehingga semua atribut bernilai tunggal dan tidak dapat dipecah lagi menjadi field terkecil.

Berikut ini adalah contoh Tabel-tabel beserta Penjelasan hubungannya :

- Tabel Kepala Keluarga

Id KK

Nama KK

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Sex

pekerjaan

Pendidikan

Alamat

Gakin

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

    1. id_kk sebagai Primary Key yaitu data Integral 10 digit
    2. nama_kk berisi Nama Kepala Kelurga
    3. Tempat_lahir tempat dari Kepala Keluarga
    4. Tgl_lahir :Tanggal lahir dari Kepala Keluarga
    5. Sex berisi kategori laki-laki dan perempuan dari Kepala Keluarga
    6. Pekerjaan adalah pekerjaan dari kepala keluarga yang berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
    7. Pendidikan adalah Tingkat Pendidikan kepala keluarga berisi kategori PT, Akademi, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah
    8. Alamat adalah Alamat Kepala Keluarga
    9. GAKIN berisi kategori : ya dan Tidak

- Tabel Data Anggota Keluarga

Id Anggota KK

Id KK

Nama

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Sex

Hubungan

pekerjaan

Pendidikan

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

    1. id_Anggota_kk sebagai Primary Key dari table Anggota_kk yaitu data Integral 10 digit
    2. id_kk adalah current key dari Tabel data_kk
    3. Nama : nama anggota Keluarga
    4. Tempat_lahir adalah Tempat Lahir dari anggota Keluarga
    5. Tgl_lahir adalah Tanggal Lahir dari anggota Keluarga
    6. Sex adalah Jenis Kelamin dari anggota keluarg yang berisi kategori laki-laki dan perempuan
    7. Hubungan adalah hubungan dari anggota keluarga dengan kepala keluarga yang berisi kategori : Isteri, Anak, Orang Tua, Saudara Kandung, dll
    8. Pekerjaan adalah Pekerjaan dari anggota keluarga berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
    9. Pendidikan adalah Pendidikan dari anggota Keluarga berisi kategori Sarjana,Diploma, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah

- Tabel Data Balita

Id Balita

Id Anggota KK

BB Wkt Lahir

TB Wkt Lahir

KMS Balita

ASI Ekslusif

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_Balita sebagai Primary Key dari table Balita yaitu data Integral 10 digit

b. id_Anggota_kk adalah current key dari Tabel Angggota_kk

c. BB_wkt_lhr : adalah berat badan Balita Waktu Lahir

d. PB_wkt_lhr : adalah Panjang badan Balita Waktu Lahir

e. KMS_Balita adalah Kepemilikan Kartu Menuju Sehat, yang berisi kategori Ya dan Tidak

f. Asi_eks adalah Pemberian ASI 0 s/d 6 Bulan tanpa makanan pendamping, yang berisi kategori Ya dan Tidak

- Tabel Pemberian Vitamin A

Id Vit A

Id Balita

Tgl Pemberian

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_Vit_A sebagai Primary Key dari Tabel Vit_A yaitu data Integral 10 digit

b. id_Balita adalah current key dari Tabel Balita

c. Tgl_Pemberian : adalah tanggal dilakukan Pemberian Vit A terhadap balita

- Tabel Data Penimbangan

Id Penimbangan

Id Balita

Tempat Lahir

Tgl Penimbangan

Tempat Penimbangan

BB

TB/BB

Status Gizi

Petugas

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_Penimbangan sebagai Primary Key dari table Penimbangan yaitu data Integral 10 digit

b. id_Balita adalah current key dari Tabel Balita

c. Tgl_penimbangan: adalah tanggal dilakukan penimbangan terhadap balita

d. Tempat_penimbangan adalah tempat dilakukan penimbangan terhadap balita yang berisi kategori Puskesmas, PUSTU, POLINDES, POSYANDU, RUMAH BALITA

e. BB : adalah Berat Badan Balita saat Penimbangan

f. TB/PB adalah Tinggi Badan/Panjang Badan Balita saat Penimbangan

g. Status Gizi adalah data hasil antara Berat Badan dibagi dengan Umur yang kelompokan menjadi Kategori : Gizi Buruk, Gizi Kurang, Gizi Normal, Gizi Lebih

h. Petugas adalah petugas yang melaksanakan penimbangan dengan kategori Petugas Kesehatan dan Kader Kesehatan

- Tabel PMT Penyuluhan

Id PMT Penyuluhan

Id Penimbangan

Tgl Pemberian

Jenis PMT

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_pmt_penyuluhan sebagai Primary Key dari table PMT_Penyuluhan yaitu data Integral 10 digit

b. id_Penimbangan adalah current key dari Tabel Penimbangan

c. Tgl_Pemberian : adalah tanggal dilakukan Pemberian PMT Penyuluhan terhadap balita

d. Jenis PMT adalah jenis PMT yang diterima oleh BALITA yang berisi kategori PMT Lokal, PMT Pabrik, PMT Lokal+pabrik

- Tabel Data Pelacakan

Id Pelacakan

Id Penimbangan

Tgl Pelacakan

Penyakit Penyerta

Marasmus

Kwashiorkor

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_Pelacakan sebagai Primary Key dari table Pelacakan yaitu data Integral 10 digit

b. id_Penimbangan adalah current key dari Tabel Penimbangan jika hasil status Gizi balita adalah Gizi Buruk

c. Tgl_Pelacakan : adalah tanggal dimana dilakukan Pelacakan Balita Gizi Buruk

d. Penyakit_penyerta : adalah Nama Penyakit yang Menyertai Balita Gizi Buruk

e. Marasmus adalah Balita Gizi Buruk dengan Marasmus Kategori data ya dan Tidak

f. Kwashiorkor adalah Balita Gizi Buruk dengan Kwashiorkor Kategori data ya dan Tidak

- Tabel Data Pemulihan

Id PMT Pemulihan

Id Penimbangan

Id Pelacakan

Tgl Komsumsi Awal

Tgl Komsumsi Akhir

Jenis PMT

a. id_pmt_Pemulihan sebagai Primary Key dari table PMT_Pemulihan yaitu data Integral 10 digit

b. id_Penimbangan adalah current key dari Tabel Penimbangan jika hasil status Gizi balita adalah Gizi Buruk

c. id_Pelacakan adalah current key dari Tabel Pelacakan jika hasil status Gizi balita adalah Gizi Buruk

d. Tgl_Konsumsi_awal : adalah tanggal dimana Hari Pertama Balita Gizi Buruk mulai mengkonsumsi PMT Pemulihan

e. Tgl_Konsumsi_Akhir: adalah tanggal dimana Hari Terakhir Balita Gizi Buruk mengkonsumsi PMT Pemulihan

f. Jenis PMT adalah jenis PMT yang diterima oleh BALITA yang berisi kategori PMT Lokal, PMT Pabrik, PMT Lokal+pabrik

- Tabel Data Perawatan

Perawatan

Id Penimbangan

Tgl Pelacakan

Tgl Perawatan

Tempat Perawatan

a. Perawatan sebagai Primary Key dari table Perawatan yaitu data Integral 10 digit

b. id_Penimbangan adalah current key dari Tabel Penimbangan jika hasil status Gizi balita adalah Gizi Buruk

c. Tgl_Pelacakan: adalah current key dari Tabel Pelacakan

d. Tgl_Perawatan: adalah tanggal dimana Balita Gizi Buruk mulai dirawat

e. Tempat_perawatan adalah Tempat dimana Balita Gizi Buruk dirawat

Untuk lebih jelas lagi bentuk hubungan tabel-tabel diatas dapat dirancang dengan relasional data sebagai berikut :

 

Data_kk

Id_kk

Nama_kk

Tempat_lahir

Tgl_lahir

sex

Pekerjaan

Pendidikan

Gakin

Alamat

Anggota_kk

Id_anggota_kk

Id_kk

Nama

Tempat_lahir

Tgl_lahir

sex

Hubungan

Pekerjaan

Pendidikan

BALITA

Id_balita

Id_anggota_kk

BB_wkt_lhr

PB_wkt_lhr

KMS

asi_eks

PENIMBANGAN

Id_penimbangan

Id_balita

Tgl_penimbangan

Tmpat_penimban

BB

TB/PB

Petugas

Status_gizi

VIT_A

Id_vit_a

Id_balita

Tgl_pemberian

Pelacakan_GB

Id_pelacakan

Id_Penimbangan

Tgl_pelacakan

Pelacakan

Penyakit_penyerta

Marasmus

kwashiorkor

PMT_penyuluhan

Id_pmt

Id_penimbangan

Tgl_pemberian

Jenis_pmt

Pmt_pemulihan

Id_

Id__Penimbangan

Id_pelacakan

Tgl_pember_awal

Tgl_ pember_akhir

Jenis_pmt

perawatan

Id_

Id_Penimbangan

Id_pelacakan

Tgl_perawatan

Tempat_perawatan

I N

I N

N N

I

N

I

N

N

N

N

N

N

N

I

N

–>

3. Pada waktu merancang database, seringkali para calon pengguna menanyakan relevansi database tersebut bagi proses pengambilan keputusan di organisasi mereka. Bagaimana anda bisa meyakinkan bahwa database yang anda rancang dapat memenuhi kebutuhan mereka? Informasi potensial apa saja yang dapat dihasilkan dari desain yang telah anda rancang? Bagaimana informasi tersebut mendukung dan terkait dengan konsep yang anda tawarkan.

Untuk bisa meyakinkan bahwa database yang dirancang itu memenuhi kebutuhan maka dalam dalam perancangan database memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Perancangan berbasis pemakai

Perancangan database berbasis pemakai yaitu rancangan sistem harus berdasarkan kebutuhan pemakai, hal ini bisa dilaksanakan pada tahapan analisa sistem yaitu menggali kebutuhan dari pemakai

b. Perancangan secara iteratif

Disamping berbasis kebutuhan pemakai dalam hal perancangan pengujian dan pengukuran database melibatkan pemakai, hal ini dilakukan untuk agar database yang dirancang benar-benar merupakan kebutuhan pemakai.

Berikut ini akan dijelaskan Informasi potensial yang dapat dihasilkan pada rancangan database hubungannya dengan konsep dasar pembuatan database yaitu untuk mempermudah dalam hal pengambilan keputusan

  1. Jumlah Penduduk di wilayah puskesmas berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat pendidikan, pekerjaan
  2. Jumlah Keluarga Miskin di wilayah puskemas, informasi ini dapat membantu pemerintah dalam perncanaan kegiatan pengentasan kemiskinan dan dalam penyaluran bantuan bagi keluarga miskin
  3. Persentase Jumlah Balita yang lahir dengan berat badan waktu lahir rendah, Tingginya Balita lahir dengan berat badan rendah menggambarkan status gizi ibu sewaktu mengandung, sehingga perlu peningkatan intervensi kegiatan yang diarahkan pada ibu hamil, disamping itu informasi bayi lahir dengan berat badan rendah segera melakukan pemberian makanan tambahan agar tidak menjadi balita gizi buruk.
  4. Jumlah balita gizi buruk, Gizi Kurang, dan gizi baik, informasi ini dapat digunakan untuk merencanakan penanggulangan gizi buruk
  5. Jumlah balita dalam suatu wilayah yang telah mendapatkan vitamin A.
  6. Dan beberapa informasi tentang Program Gizi di wilayah Puskemas tersebut, semua itu dapat dilakukan untuk Perencanaan Kegiatan.

4. Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) terus berkembang dengan pesat. Apa yang dapat anda sarankan kepada organisasi anda dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, aksebilitas, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata yang ditawarkan.

Saran saya kepada organisasi dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata adalah sebagai berikut :

a. Dalam Pemilihan Sofware database memilih sofware yang opensource, yaitu program yang free atau bebas digunakan oleh siapa saja tanpa harus membeli dan membayar lisensi kepada pembuatnya

b. Software database merupakan database server, yang dapat memungkinkan dapat diakses bersama, atau dapat dihubungkan dengan media internet

c. Software database dapat menyimpan data berkapasitas sangat besar sampai dengan ukuran Gigabyte.

d. Software database memiliki enskripsi password, sehingga tidak semua dapat mengaskesnya.

e. Sofware database yang multi user, artinya database ini tidak hanya digunakan oleh sepihak orang akan tetapi merupakan database yang dapat digunakan oleh banyak pengguna.

f. Software database yang memiliki kecepatan dalam pembuatan tabel maupun peng-update-an tabel

DAFTAR PUSTAKA

Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom.,MM. Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi. Penerbit Andi Yogyakarta, 2002

Bunafit Nugroho, Database Relasional dengan MySQL. Penerbit Andi Yogyakarta, 2004

Hari Kusnanto, Data Warehousing.(Materi Kuliah Manajemen Data Base Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Tahun 2006)

Harmin Prasetyo, Database Manajemen System MySQL. (Modul Kuliah Aplikasi Komputer 2006)

About these ads